Home / Renungan / Orang Saleh Relah Habis

Orang Saleh Relah Habis

Mazmur 12: 1– 9

Ingin memperjuangkan nasib rakyat dan melakukan perubahan, demikianlah jargon yang biasanya digaungkan oleh mereka yang hadir dalam kancah perpolitikan. Kenyataan di lapangan, tidak sedikit orang baik yang berniat untuk melakukan perubahan, malah terperangkap dan terbawa arus.

Daud sebagai seorang pemimpin, mengungkapkan pergumulannya kepada Allah. Ia menjumpai situasi dan kondisi orang– orang yang ada lingkaran kekuasaannya dan mendapati bahwa ternyata: telah habis orang saleh, telah lenyap orang setia dan tidak ada orang jujur. Bagaimana mungkin menjalankan laju pemerintahan yang besih dan adil jika di sekelilingnya dipenuhi orang– orang demikian? Sekuat dan sehebat apa pun Daud, ia tidak bisa bekerja sendirian menata dan memerintah kerajaan.

Hal pertama yang ia serukan dalam doa yaitu supaya Allah ikut terlibat. Disampaikannyalah pergumulan mengenai sulitnya menemukan sumber daya manusia yang saleh, setia dan jujur dalam lingkungan di mana ia berada. Sepertinya telah terjadi kemerosotan moral pada saat Daud memrintah, sehingga ia merasa tertekan dengan kondisi yang ada tersebut.

Sebagai seorang pemimpin, tentu ia tidak hanya diam mendapati situasi yang ada. Tidak cukup dengan berdoa. Nampaknya ada banyak upaya yang dikerjakan Daud supaya orang– orang yang tidak saleh, tidak setia, dan tidak jujur terkikis habis dari ring kekuasaan. Ia ingin melakukan pembersihan politik yang juga melibatkan Allah dalam pekerjaannya. Bagaimana juga tidak mudah menyingkirkan orang– orang yang menjadi benalu dalam pemerintahannya.

Hal ini membutuhkan hikmat, kematangan berfikir dan strategi. Daud percaya, jika ia melibatkan Allah, maka orang– orang demikian perlahan dan pasti akan hancur. Saat ini kita diajak untuk merenungkan kembali mengenai nilai kesalehan, kesetiaan dan kejujuran. Di tahun politik ini, beberapa anggota jemaat ada yang terjun dalam kancah perpolotikan di daerahnya. Ingatkan mereka, untuk tidak terbawa arus politik yang kotor. Hiduplah dalam laku perbuatan yang saleh. Jadilah orang– orang yang setia dan morol yang jujur. (YHY)

Pertanyaan Untuk didiskusikan: 

  1. Apakah menurut saudara, orang saleh sudah habis di lingkungan pemerintahan daerah dimana anda tinggal?
  2. Mampuhkah orang saleh, setia dan jujur mengubah situasi polotik?

 

Check Also

Pengharapan Kepada Yesus Memberi Hidup Sesungguhnya

1 Korintus 15: 12– 20 Ayat– ayat di dalam 1 Korintus pasal 15 ini, khususnya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *