Home / Renungan / Diberikan Kuasa Agar Menjadi Berkat

Diberikan Kuasa Agar Menjadi Berkat

Kisah Para Rasul 6: 1– 7

 (lagu Tematis PKJ 185)

Mereka itu dihadapkan kepada rasul– rasul, lalu rasul– rasul itupun

berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka

(Kisah Para Rasul 6: 6)

 Hal yang sangat membuat kita kecewa dan marah ketika dalam sebuah pemilihan, baik pemilihan perwakilan rakyat atau kepala daerah, adalah ketika kita memilih seseorang namun justru pilihan kita tersebut tidak bertanggungjawab setelah yang bersangkutan terpilih. Kuasa tersebut bagi orang beriman diyakini berasal dari Tuhan melalui rakyat. Kekuasaan tersebut seharusnya dipergunakan untuk kepentingan bangsa dan Negara, bukan untuk dirinya sendiri. Sayangnya, sebagai contoh, ada banyak kepala daerah atau pemimpin lembaga tertentu justru tertangkap tangan KPK karena korupsi atau suap. Itu merupakan penyelewengan terhadap kuasa yang diberikan. Atau contoh lainnya, seorang tuan atau pemberi kerja justru lalai membayar upah para pekerjanya yang seharusnya dibayarkan. Ia justru abai merugikan pekerjanya. Kuasa yang seharusnya menjadi berkat, justru menyusahkan Negara dan banyak orang. Maka hal tersebuit adalah bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang Tuhan berikan.

Pada bagian ini, tujuh orang dipilih oleh para rasul untuk melakukan pelayanan meja. Rasul tidak begitu saja memilih tujuh orang ini, namun juga dihayati bahwa ada peran Roh Kudus dalam peristiwa pemilihan tersebut. Tujuh orang ini diberikan kuasa untuk melakukan pelayanan bagi para janda khususnya dalam kebutuhan kehidupan mereka sehari– hari. Kuasa yang diberikan kepada tujuh orang ini tidak dipergunakan untuk menjadi berkat bagi para janda dan orang– orang yang membutuhkan. Kuasa yang mereka dapatkan tersebut juga bukan karena Rasul yang memilih, namun juga dihayati bahwa semua itu berasal dari Allah melalui Roh Kudus. Sehingga tujuh orang ini berkuasa dalam melayani karena diberikan kuasa oleh Tuhan melalui Roh Kudus.

Kita bersama diingatkan kembali untuk benar– benar mengoptimalkan kuasa yang ada dalam diri kita untuk menjadi berkat. Kuasa tersebut berasal dari Tuhan, bukan dari diri kita sendiri. Lalu, kuasa dalam peran apa saja yang ada pada diri kita? Sebagai manusia, kita diberikan kuasa untuk menjaga relasi dengan sesama dan alam. Dalam pekerjaan, kita juga diberikan kuasa untuk benar– benar bekerja dengan bertanggungjawab. Kita diberikan kuasa untuk melayani sesama manusia. Sebagai orang percaya, kita diutus dan diberikan kuasa untuk melakukan tri tugas panggilan gereja. Maka dengan kisah ini, kita semakin diingatkan bahwa kuasa– kuasa yang ada dalam hidup kita, adalah pemberian Tuhan agar kita memuliakan Tuhan dan menjadi berkat bagi banyak orang. 

Untuk didiskusikan: 

  1. Apa yang menyebabkan kita cenderung mengunakan kekuasaan dengan sewenang– wenang?
  2. Hambatan apa saja yang membuat kita tidak bisa melakukan Firman Tuhan dalam menghayati kuasa yang diberikan kepada kita? (DAP)

Check Also

Pengharapan Kepada Yesus Memberi Hidup Sesungguhnya

1 Korintus 15: 12– 20 Ayat– ayat di dalam 1 Korintus pasal 15 ini, khususnya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *